Tanaman Hias Indoor

Tanaman hias indoor kini semakin diminati oleh masyarakat. Dari beberapa penjual tanaman atau florist yang saya tanyakan, rata-rata mengaku memang dalam beberapa bulan belakangan ini orderan tanaman hias indoor semakin meningkat dibanding bulan-bulan sebelumnya.

Beberapa pelanggan bahkan ada yang memesan dalam jumlah banyak untuk institusi pendidikan atau kantor, namun tidak sedikit juga pelanggan yang memesan untuk skala rumahan, bahkan kos-kosan, seperti saya.

Tapi ternyata tidak semua tanaman cocok ditanam di dalam ruangan. Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli tanaman hias indoor.

Berikut penjelasannya.

Kriteria tanaman hias indoor

Menurut Pak Sobirin, penjual tanaman yang ketika itu saya temui, ada seminimal-minimalnya tiga kriteria utama tanaman yang bisa dijadikan tanaman hias dalam ruangan.

1. Jenis dan ukuran tanaman

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengenali jenis tanaman yang mau ditanam. Anda harus tahu nama dan jenis tanaman tersebut, misalnya seperti aglaonema, begonia, peace lily, dsb., untuk paling tidak supaya bisa mencari referensi dalam merawatnya.

Perlu diketahui juga apakah tanaman tersebut cocok hidup di dalam pot atau dengan cara hidroponik, bagaimana perawatannya, berapa ukuran maksimalnya, dan informasi-informasi lain yang terkait.

2. Daya tahan hidup tanaman

Kriteria yang kedua adalah, tanaman tersebut dapat beradaptasi dengan lingkungan rumah. Sesuaikan juga dengan suhu lingkungan rumahmu. Beberapa tanaman membutuhkan suhu rendah dan beberapa tanaman dapat survive di berbagai macam suhu.

Yang tak kalah pentingnya juga adalah kebutuhan air. Pada dasarnya semua tanaman membutuhkan air, tapi kebutuhan air tiap tanaman berbeda-beda. Pilihlah tipe tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak air, kecuali jika Anda memang ingin menanam tanaman air.

3. Kebutuhan cahaya tanaman

Nah, ini. Salah satu alasan utama mengapa tidak semua tanaman hias dapat dijadikan tanaman hias indoor adalah karena kebutuhan setiap tanaman akan cahaya berbeda-beda.

Karena tujuan tanaman ini adalah untuk tanaman indoor, maka intensitas cahaya yang akan diterimanya menjadi berkurang.

Untuk itu, merupakan hal yang penting mengetahui kebutuhan cahaya tiap jenis tanaman. Pilihlah tanaman hias yang sekiranya masih bisa bertahan hidup di dalam kondisi cahaya rendah, atau bahkan tidak terlalu butuh banyak cahaya.

Tanaman dengan daun berwarna umumnya membutuhkan cahaya lebih banyak, seperti misalnya tanaman kastuba.

Jadi apabila Anda ingin menanam kastuba di dalam rumah, pastikan untuk memberi cahaya buatan yang cukup terang agar tanaman dapat berfotosintesis secara sempurna.

Fungsi dan manfaat tanaman hias indoor

Seperti makan ayam penyet, harus ada lalapan biar ada ijo-ijonya. Begitu juga rumah, harus ada tanaman hias biar tampak segar.

Berbicara soal manfaat, ada banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan dari menanam tanaman hias di dalam rumah. Di antaranya adalah:

1. Mempercantik ruangan

Apa sih yang lebih memanjakan mata ketimbang melihat pemandangan yang alami?

Membawa pemandangan ke dalam rumah hampir tidak mungkin, maka sebagai alternatif, tanaman hias indoor lah yang dapat menggantikannya.

Selain itu, keberadaan tanaman hias di sudut rumah juga akan menjadi pemanis ruangan agar tak terlihat kaku-kaku amat.

2. Pembersih udara

Air purifier? Air humidifier? Iya itu juga pembersih udara, sih. Tapi tanaman berdaun juga merupakan pembersih udara yang alami lho. Murah, tanpa listrik, tanpa harus kredit, bisa berkembang biak lagi.

Pembersih udara ini penting, karena kita tidak pernah tahu udara di dalam rumah kita itu bersih atau tidak. Meski kelihatannya bersih, tapi sebenarnya belum tentu juga.

Terlebih lagi di wilayah perkotaan di mana polusi bisa datang dari mana saja, misalnya dari asap dapur, dari asap rokok, atau dari gas-gas lainnya.

Oleh karena itu keberadaan tanaman hias sangat penting dalam rumah. Kecuali kalau rumahnya adalah rumah pohon.

3. Baik menurut fengshui

Bagi kamu yang mempercayai fengshui, banyak sekali varian tanaman hias yang memberikan peningkatan kualitas chi yang sangat bagus. Manfaatnya pun bermacam-macam, tapi saya nggak ngerti fengshui, takut salah. Mending kamu lihat di sini saja.

Jenis-jenis tanaman hias indoor

Di bawah ini saya akan menjelaskan satu-persatu mengenai jenis-jenis tanaman hias yang bisa dipilih untuk ditanam di dalam rumah. Supaya bisa jadi pertimbangan buat Anda dalam memilih tanaman.

1. Lidah Buaya

Lidah buaya atau aloe vera adalah tanaman yang sudah sangat dikenal di masyarakat. Sudah merupakan rahasia umum jika tanaman lidah buaya dapat digunakan sebagai pelembap dan penyubur rambut, atau bisa juga untuk dikonsumsi.

Tanaman lidah buaya yang digunakan bukan varietas lidah buaya konsumsi yang ukurannya besar. Kalau untuk tanaman hias indoor, ada varian lidah buaya yang ukurannya kecil dan imut-imut, sangat cocok untuk dijadikan tanaman hias.

Cara perawatannya pun jauh lebih mudah dibanding tanaman lidah buaya yang ukurannya seukuran lidah buaya betulan.

2. Peace Lily

Mungkin kamu sudah sering melihat tanaman ini tapi nggak tahu namanya. Ternyata tanaman cantik ini namanya Peace Lily.

Tanaman ini juga termasuk tanaman yang mudah dalam perawatannya. Tidak memerlukan cahaya yang berlebih, cukup dengan cahaya dalam ruangan.

3. Lavender

Udah tanamannya cantik, warna-warni, baunya enak, bisa ngusir nyamuk pula. Kurang bermanfaat apa lagi sih tanaman lavender?

Tanaman yang biasanya jadi aroma lotion anti nyamuk ini merupakan tanaman yang cocok untuk ditanam di dalam ruangan karena hidup pada iklim kering dan panas.

Untuk hasil terbaiknya, tempatkan Lavender di dekat jendela supaya mendapat sinar matahari yang cukup, dan tentu saja juga agar nyamuk enggan masuk ke rumah.

4. Anggrek

Tidak ada yang mampu menolak keindahan bunga yang satu ini. Banyak sekali jenis-jenis anggrek di dunia, mulai dari yang murah sampai yang mahal dan langka.

Perawatannya juga terbilang mudah, asalkan ditanam di media yang benar. Untuk tanaman hias di luar maupun di dalam ruangan, anggrek emang juaranya!

5. Gelombang cinta

Tanaman hias yang juga dikenal dengan nama anthurium gelombang cinta ini sempat menjadi primadona di kalangan hobiis tanaman, karena memang daunnya sangat cantik dan unik.

Pada zaman kejayaannya, tanaman ini bahkan punya harga sampai puluhan juta, benar-benar fantastis.

6. Krisan

Tanaman ini adalah tanaman hias bunga. Kalau Anda adalah penyuka tanaman hias bunga, krisan adalah jenis tanaman hias yang wajib Anda miliki.

Tapi pernahkah kepikiran untuk menanam sendiri dan menaruhnya di dalam rumah? Kalau belum, mungkin Anda harus coba taruh dalam ruangan dan rasakan sendiri perubahannya.

7. Bonsai

Kalau ini sih bukan tanaman, tapi seni ‘mengkerdilkan’ ukuran pohon. Pohon yang dibonsai akan terlihat seperti pohon besar yang berumur tua, dan memang sebenarnya begitu, namun dalam ukuran yang mini.

Tidak semua jenis tanaman dapat dibonsai, tanaman yang umum dibuat bonsai biasanya tanaman berkayu, berusia panjang, dan memiliki daun yang lebat.

8. Kaktus

Sekarang ini banyak sekali varian kaktus mini ataupun kaktus bunga mini yang dijadikan tanaman hias indoor. Saya juga menyukai tanaman imut ini.

Alasan utamanya sederhana, yaitu karena pada dasarnya tanaman kaktus adalah tanaman yang hidup di tempat kering sehingga perawatannya pun sangat mudah.

9. Monstera

Kalau kamu mau tanaman yang berukuran besar, monstera mungkin akan cocok. Bentuk daunnya lebar sama seperti daun talas, tapi bolong-bolong mengikuti kontur tulang daunnya. Tanaman ini akan sangat indah bila dirawat dan dilap sehingga daunnya mengkilap.

10. Azalea

Beberapa dari kita mungkin sudah tahu akan keindahan bunga azalea. Dari segi visual, bentuknya mungkin mirip bunga bougenville, bedanya, bunga ini lebih terlihat segar.

Tanaman ini adalah pembersih udara yang baik karena dapat menyerap berbagai polutan di udara, dan mengembalikannya menjadi oksigen segar yang bisa kamu hirup.

Leave a Comment